Shadow of the Tomb Raider Endingnya Punya Koneksi Dengan Game Asli

Shadow of the Tomb Raider Endingnya Punya Koneksi Dengan Game AsliShadow of the Tomb Raider Endingnya Punya Koneksi Dengan Game Asli

Shadow of the Tomb Raider Endingnya Punya Koneksi Dengan Game Asli. Sekitar 2 Minggu lalu Square Enix dan Eidos Montreal menyelesaikan cerita asli Lara Croft dengan Shadow of the Tomb Raider. Walaupun petualangan terbarunya melihat konklusi dari perjalanan lara yang menjadi karakter yang sekarang ini. Kelihatannya ending alternatif diambil dari cerita aslinya. Walaupum Eidos Montreal cepat menyelesaikan permasalahan tersebut. Tetapi tidak dapat menghentikan pemain yang berhasil masuk kedalam ending alternatif dan membuat kehebohan diantara semua pemain

Shadow of the Tomb Raider Endingnya Punya Koneksi Dengan Game Asli

Menurut dari artikel Kotaku. Siapa saja yang membeli kopian game fisiknya dari Shadow of the Tomb Raider dan menyelesaikan ceritanya tanpa mendowload patch hari pertamanya akan masuk kedalam adegan post credit yang ada patch yang ingin dihapus. Melihat trilogy yang baru saja di reboot dengan cerita yang berfokus pada Lara menjadi Tomb Raider selama sepuluh tahun. Kelihatannya menemukan adegan pos kredit ada sedikit hubungannya dengan game salinya di PlayStation 1 tahun 1996

Ini bukan pertama kalinya game reboot dari Tomb Raider mengalami perubahan yang sangat besar, Banyak fans yang di forum mengkomplain hal yang mengenai ending alternatif tersebut. Square Enix cepat mengatasi masalah tersebut. Dan konfirmasikan bahwa hal tersebut tidak ada relasinya dengan seri yang ada sebelumnya

Devil May Cry 5 Punya Microtransactions Untuk Character Upgrades

Devil May Cry 5 Punya Microtransactions Untuk Character UpgradesDevil May Cry 5 Punya Microtransactions Untuk Character Upgrades

Devil May Cry 5 Punya Microtransactions Untuk Character Upgrades. Di Tokyo Games Show 2018. Devil May Cry 5 pembuat tim di Capcom Memberikan semakin banyak informasi mengenai game action yang akan datang tersebut. Termasuk trailer baru yang memfiturkan gameplay dante dan mengenai senjata yang berubah. Tidak hanya itu saja. Karena Capcom juga mengungkapkan beberapa informasi yang kontroversi mengenai model bisnis game tersebut

Ketika Demo Devil May Cry 5 di TGS 2018. Pemain menemukan bahwa dalam game ada Divinity Statue store yang dapat membuat pemain menghabiskan uang asli dengan microtransactions terhadap karakter yang diupgrade. Pemain dapat membeli orbs tambahan dan orbs ini bisa ditukarkan untuk pengembangan kombat dan kemampuan penjelajahannya

Devil May Cry 5 Punya Microtransactions Untuk Character Upgrades

Ketika ditanya mengenai bisnis modelnya Devil May Cry 5 game director Hideaki Itsuno menjelaskan bahwa Jika pemain ingin menghemat waktu dan mendapatkan semua sekaligus. Mereka bisa melakukannya dengan membelinya. Hal itu diungkapkan oleh pembuat gamenya. Pembuat gamenya juga mengungkapkan bahwa dia merasa bahwa pemain tidak perlu mendapat semua movesnya dan bermain sebebas mereka sesuai yang mereka hendaki

Walaupun harga untuk microtransactions dan skillnya dapat berubah sebelum game tersebut ditulis . Game director memberi catatan bahwa barang yang mereka merasa akan dibeli pemain pertama akan dibuat lebih murah. Namun untuk barang yang lebih susah untuk dipelajari akan lebih mahal